Cara Mengatasi Pertengkaran Orang Tua di Rumah

Cara Mengatasi Pertengkaran Orang Tua di Rumah

Salah dalam Mengatasi Pertengkaran Orang Tua di Rumah

Iac Studio – Orang Tua kamu suka bertengkar di rumah, Tentunya akan membuat kamu tidak nyaman terus berada di rumah. Disini kami punya Cara Tersendiri dalam Mengatasi Pertengkaran Orang Tua di Rumah. Cara ini sudah Sering di coba loh untuk mereka yang Keluarganya sering Bertengkar di Rumah. Nah bagi kamu yang sudah mulai Jenuh bisa deh Coba Cara ini di Rumah ketika Orang Tua Bertengkar.

Cuek Menghadapinya

Dalam Keluarga jika kamu menjadi anak Tunggal tentu akan dimanja dan di istimewakan oleh kedua Orang Tua. Nyatanya tidak akan berlaku jika Mereka sedang Bertengkar di dalam rumah. Pertengkaran Orang tua tidak memiliki Jadwal, Kadang mereka akan bertengkar di Tengah malam buta yang bisa membuat kita terjaga sepanjang malam. Teriakan dan Cacian serta kata – kata kasar yang mereka lontarkan mengisi seluruh ruangan rumah di malam hari. Rasa hati ingin melihat situasi di ruang depan, dan meminta mereka untuk berhenti bertengkar. Akan tetapi aku hanya menutup telinga di kamar, karena semua akan percuma, mereka pun tidak akan mendengarkan.

“Tapi, pada akhirnya aku menyadari kalau bersikap cuek malah menunjukkan sikapku yang nggak peduli dengan kondisi orangtua. Lambat laun aku menyadari kalau meski masih kecil, anak juga bagian dari keluarga. Yang namanya keluarga tentu harus saling mendukung dan menguatkan satu sama lain. Artinya, kalau ada masalah, ya harus diselesaikan bersama-sama. Bukan bersembunyi dan seolah menutup telinga,”

Menerima dengan Pasrah

Kukira, isu perselingkuhan dan perceraian cuma ada di sinetron-sinetron yang lebay di televisi. Ternyata, hal tersebut terjadi sungguhan dalam keluargaku. Ceritanya diawali dari Mama yang mengetahui kalau Papaku berselingkuh dengan salah seorang temannya. Di depanku, mereka berdua terlihat baik-baik saja. Di balik senyuman Mama, ternyata beliau menyimpan rahasia itu sendirian karena nggak ingin aku sedih. Aku baru tahu kebusukan Papa ketika Mama melayangkan surat cerai . Sebenarnya, aku dan Mama bisa saja marah atau menuntut Papa. Tapi apa gunanya? Toh Papa sudah mengkhianati keluarga. Jadi, mau nggak mau aku dan Mama harus pasrah dan menerima semuanya dengan lapang dada.

“Tapi, sebenarnya aku menyadari kalau lapang dada bukan hal yang dewasa dan bijak untuk dilakukan. Seharusnya aku bisa mengubah kondisi dengan bereaksi. Misalnya, dengan menyuarakan apa yang aku mau dan apa yang ada di pikiranku. Kalaupun orang tuaku nggak setuju aku Bermain Domino Qiu, at least aku sudah mendapatkan hakku untuk bersuara sebagai bagian dari keluarga,”

Merasa Kesal dan Marah

Tahu nggak apa yang pertama kali kupikirkan ketika kedua orang tuaku bertengkar? Aku baru menyadari kalau di dunia ini nggak ada yang sempurna. Selama ini, aku menganggap mereka berdua adalah the most perfect couple ever. Mereka yang baik dan selalu saling memahami, ternyata bisa saling berteriak satu sama lain, saling mencemooh, hingga mengungkapkan kata-kata kasar yang belum pernah aku dengar sebelumnya. Pertengkaran kedua orangtuaku pun mampu menyulut amarahku. Maksudku, kalau mereka bisa marah, kenapa aku nggak boleh? Lagipula, aku juga nggak kuat kalau harus menyimpan rasa sakit melihat pertengkaran mereka sendirian. Jadi, satu-satunya cara untuk melepas semua kekesalan yang aku rasakan adalah dengan marah. Iya, marah ke mereka, marah ke teman-teman, dan marah ke diriku sendiri. Meski aku tahu itu salah, tapi rasanya setelah marah itu lapang dan lepas sekali. But yeah, aku masih sering tersiksa dengan perasaan ini,

“Meskipun merasa puas karena sudah meluapkan amarahku, tapi aku jadi merasa bersalah. Masih ada ribuan cara lain selain bicara kasar. Misalnya dengan mengajak orangtuaku duduk baik-baik dan berbicara langsung. Atau berdiskusi dan membicarakan dampak positif dan negatif dari berbagai pertengkaran yang mereka lakukan,”

Tittle : Cara Mengatasi Pertengkaran Orang Tua di Rumah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *